Amsal 10:19 Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.
Salah satu bentuk kecerdasan yang sejati bukan terletak dari jumlah komunikasi yang dihasilkan, namun justru dalam kemampuan untuk mengendalikan diri sehingga hanya menghasilkan komunikasi yang berkualitas.
Bagaimana menjadi orang yang arif dalam berkomunikasi:
- Pastikan bahwa hal-hal yang kita bicarakan adalah hal-hal yang berkualitas
- Kurangi bicara untuk memberi kesempatan pada kegiatan lain yang juga penting dalam berkomunikasi: merenungkan, mendengarkan orang lain dll.
KJV Proverbs 10:19 In the multitude of words there wanteth not sin: but he that refraineth his lips is wise.
NAS Proverbs 10:19 When there are many words, transgression is unavoidable, But he who restrains his lips is wise.
NLT Proverbs 10:19 Too much talk leads to sin. Be sensible and keep your mouth shut.
BIS Proverbs 10:19 Makin banyak bicara, makin banyak kemungkinan berdosa; orang yang dapat mengendalikan lidahnya adalah bijaksana.

Orang yang lebih banyak mendengar dan berpikir, itu adalah orang yang dapat memilah ke mana sebenarnya tujuan/arah dari pembicaraan tersebut. Dan tidak seenaknya mengeluarkan suatu pendapat tampa memahami dulu, apa yang harus dijawab.
…manusia dibekali dengan dua mata akan tetapi hanya dengan satu mulut, agar mereka dua kali lebih banyak melihat daripada berbicara…